Sabtu, 21 April 2012

 Bongkahan air mata

hati tersontak
tersadar bongkahan air mata
terjatuh begitu saja
saat ku rasakan tingkah mu
tak menggambarkan kau yang ku kenal
gambaran yang ku lihat ini
tergores akan kebencian
terpancar kobaran api diwajah mu
meraung-raung saat kau menatap ku
seakan ingin melahap diri ini
ku coba untuk menganggap
ini semua hanya ilusi negatif
yang menghempas dibenak ku
ku coba untuk menyapu semuanya
semua ilusi ini hingga tak ada yang bersarang sedikitpun
dan berharap menjadi keindahan pikiran
tapi sekejap akupun berfikir
apa aku harus manjadi sosok yang lain
untuk mencapai semua
tapi tidak itu akan lebih menyakitkan
hanya kata maaf yang mampu terucap
dari mulut ini
tak ada kah ruang di hati mu untuk sedikit tempat untuk ku
ku mohon kembalilah teman
aku sendiri disini menanti belai kasih mu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar